Sahroni: Polri Berkontribusi Stabilkan Harga Pangan

Senin, 18 Februari 2019, 16:14 WIB | Laporan: Widya Victoria

Foto: Net

RMOL. Kinerja Satgas Pangan layak diapresiasi dalam upaya memutus mata rantai kartel pangan.

Meroketnya harga-harga pangan di masa lalu, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitiri, Natal dan Tahun Baru, kini dapat ditekan melalui konsistensi operasi pasar dan penegakan hukum yang melibatkan polri serta instansi terkait lainnya seperti Bulog, Kementan, Kemendag, Kemendagri, KPPU dan Bea Cukai.

"Tak bisa dipungkiri kehadiran Polri dalam memberantas kartel pangan berdampak signifikan bagi stabilnya harga-harga pangan," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni melalui rilis, Senin (17/2).

Upaya penegakan hukum tersebut menurut Sahroni tergambar dari pengungkapan 421 kasus dengan 397 tersangka yang digelar hanya dalam kurun waktu tiga bulan (Januari-Maret) pada awal tahun 2018 lalu.

"Data ini menggambarkan betapa massifnya kartel pangan menyengsarakan masyarakat sebelum Satgas Pangan dibentuk," terang Sahroni.

Di bawah koordinasi Jenderal Tito Karnavian, Sahroni meyakini Satgas Pangan mampu memastikan mata rantai kartel pangan dapat diputus sehingga masyarakat tidak lagi terbebani oleh kelangkaan dan instabilitas harga pangan yang kerap dirasakan di masa lalu.

Sahroni menambahkan, perintah Kapolri kepada seluruh jajarannya di tingkat polda, khususnya Dirkrimsus (Direktur Reserse Kriminal Khusus), dalam menjaga konsistensi kartel pangan yang tersisa dapat menjadi jaminan rasa aman masyarakat atas kekhawatiran meroketnya harga pangan. [wid]

Kolom Komentar


loading