Hanura

Pensiunan Jenderal TNI: Evaluasi Intelijen Di Papua

 JUM'AT, 07 DESEMBER 2018 , 12:53:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Pensiunan Jenderal TNI: Evaluasi Intelijen Di Papua

Kiki Syahnakri (tengah)/RMOL

RMOL. Pemerintah dituntut untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja dan fungsi intelijen yang ada di Papua dan Papua Barat.

Pasalnya, jika fungsi intelijen berjalan dengan baik, peristiwa pembantaian belasan pekerja proyek Trans Papua oleh Gerombolan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (GSB-OPM) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua tidak akan terjadi.

Demikian disampaikan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri dalam jumpa pers di Aula PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (7/12).

"Tanggal 1 Desember itu adalah HUT OPM. Masak intelijen tidak ada peringatannya untuk mewaspadai itu," sebut Kiki.

Tidak hanya itu, dia juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terkait penanganan keamanan di Papua. Termasuk tentang penanganan keamanan di sana harus diambil alih oleh militer.

"Karena ini lebih dari teroris. Jadi sudah perlu mengedepankan militer," pungkas Kiki, mantan Wakil KSAD ini. [rus]

Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

, 11 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Dukungan Jakmania Untuk Persija

Dukungan Jakmania Untuk Persija

, 09 DESEMBER 2018 , 00:44:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Jakmania Rayakan Kemenangan

Jakmania Rayakan Kemenangan

, 09 DESEMBER 2018 , 20:53:00