PENYERANGAN DI PAPUA

Komnas HAM Minta Korban Selamat Dan Saksi Mata Dilindungi

Rabu, 05 Desember 2018, 14:05 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Ilustrasi/Net

RMOL. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah memberikan perlindungan bagi korban selamat dan saksi mata terkait pembantaian pekerja Trans Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik juga meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk turut serta dalam memberikan perlindungan.

"Kita meminta untuk memastikan tersedianya perlindungan," kata Ahmad Taufan dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM di jawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Pada tanggal 1 dan 2 Desember lalu, telah telah terjadi penembakan atas para pekerja di Nduga, Papua. Namun ada belasan pekerja yang berhasil selamat. Beberapa diantaranya mengalami luka-luka.

Komnas HAM pun meminta pemerintah memperhatikan biaya pemulihan fisik dan non fisik mereka.

"Kita minta pemerintah menanggung seluruh biaya pemulihan fisik maupun non fisik mereka bagi para korban dan saksi kunci yang selamat," tutup Ahmad Taufan. [rus]

Kolom Komentar


Video

Prabowo: Kita Menang, Jangan Lengah!

Rabu, 17 April 2019
Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
loading