Kapolri: Dua Peristiwa Sensitif Kami Tangani Dengan Baik

Kamis, 08 November 2018, 18:44 WIB | Laporan: Idham Anhari

Tito Karnavian/Net

RMOL. Dua peristiwa dengan muatan politis besar dan sensitif seperti pembakaran bendera hitam di Garut serta gejolak massa di Boyolali imbas pidato Capres, Prabowo Subianto, dapat ditangani dengan baik oleh Polri.

Begitu yang disampaikan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian usai upacara kenaikan pangkat 20 perwira tinggi Polri di gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/11).

"Oleh karena itu kita perlu pertahankan situasi yang relatif kondusif dalam rangka menjelang akhir tahun sekaligus masa kampanye, jangan sampai terbelah dan jadi konflik," kata Tito.
Lomba Foto SelfiePilpres2019

Hal paling utama untuk mewujudkan hal itu, lanjut Tito, yakni Polri secara tegas mengambil posisi netral ditambah terus menggulirkan deklarasi kampanye damai di setiap daerah.

"Sambil kita mengamati juga fenomena sosial agar dapat terkendali baik dengan cara soft maupun penegakan hukum," ujarnya.

Kedepan, tambah Tito, Polri juga akan disibukan dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru dimana jajaran intelijen, Brimob dan Badan Pemelihara Keamanan (Barhakam) Polri telah bersiap diri untuk melaksanakan Operasi Lilin. [rus]

Kolom Komentar


Video

Elektabilitas Jokowi Terus Tergerus

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Duit Di Laci Menag Berkaitan Dengan Kasus Romi

Kamis, 21 Maret 2019
Video

Prabowo-Sandi Incar Golput

Kamis, 21 Maret 2019
loading