Hanura

GEMPA DAN TSUNAMI SULTENG

Evakuasi Di Lahan Gereja, TNI Nemu Duit Rp 1 Miliar

 MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 15:25:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Evakuasi Di Lahan Gereja, TNI Nemu Duit Rp 1 Miliar

Foto: Dispendam XIV/Hasanuddin

RMOL. Musibah gempa dahsyat yang disertai tsunami menerjang dan memporak-porandakan Palu, Sigi, dan Donggala di Sulawesi Tengah.

Korban nyawa dan harta benda begitu banyak dan sangat memilukan, ditambah lagi dengan kondisi infrastruktur bangunan tempat-tempat ibadah tak luput dari terjangannya.

Seperti halnya yang dialami salah satu bangunan Pusat Pelatihan Pendidikan dan Pembinaan (Pusdiklat) Warga Gereja GPI Djono Oge di Lagaleso Kabupaten Sigi yang kondisinya hancur rata dengan tanah, akibat gempa dan tsunami 28 September lalu.

Satgas Yonzipur-8/SMG Kodam XIV/Hasanuddin di bawah pimpinan Komandan SSK Kapten Czi Basor Hermawan, melakukan evakuasi di lokasi gereja GPI dengan menggunakan alat peralatan seadanya pada Sabtu (6/10).

Tak disangka, ketemu satu buah brankas milik GPI  yang berisikan sertifikat gereja, dokumen penting lainnya serta uang tunai senilai lebih dari Rp 1 miliar.

Saat dikonfirmasi dengan pihak gereja, dalam hal ini Pendeta Geraja GPI Wilson Wetzler Lampie (44) membenarkan bahwa brankas tersebut milik gereja GPI.

Pendeta Wilson sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Satgas Yonzipur-8/SMG.

"Terima kasih kepada Satgas TNI yang telah bekerja tanpa kenal waktu, kami bersyukur dana umat yang terkumpul dapat diselamatkan untuk membangun kembali Gereja kami yang sudah hancur," ujar Pendeta Wilson.[wid]

Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

KKB Di Papua Hanya Ingin Eksis

, 11 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Dukungan Jakmania Untuk Persija

Dukungan Jakmania Untuk Persija

, 09 DESEMBER 2018 , 00:44:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Jakmania Rayakan Kemenangan

Jakmania Rayakan Kemenangan

, 09 DESEMBER 2018 , 20:53:00