Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Kapuspen TNI: Tidak Ada Kepentingan Politik Dalam Kenaikan Tunjangan Operasional Babinsa

 RABU, 06 JUNI 2018 , 21:20:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapuspen TNI: Tidak Ada Kepentingan Politik Dalam Kenaikan Tunjangan Operasional Babinsa

MS Fadhilah/RMOL

RMOL. Kapuspen TNI Mayjen MS Fadhilah mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo yang menaikkan tunjangan operasional bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Menurut Fadhilah, pihaknya akan lebih senang jika seluruh prajurit TNI ikut menerima kenaikan tunjangan operasional.

Meski begitu, Fadhilah menegaskan pihaknya tidak berkecil hati jika presiden baru menaikkan tunjangan operasional bagi anggota Babinsa.

"Kita lebih senang sekali kalau semuanya dinaikan, jadi bukan hanya Babinsa, karena baru Babinsa yang dinaikan, tapi kita tidak merasa ada kesenjangan atau kecemburuan," ujar Fadhilah dalam acara buka puasa bersama di RM Handayani Prima, Matraman, Jakarta, Rabu, (6/6).

Kenaikan tunjangan operasional buat Babinsa itu dilatarbelakangi peran dan fungsinya Babinsa yang luas namun dari sisi kesejahteraan anggota Babinsa jauh dari kewajaran.

"Jadi ini akan berimplikasi pada meningkatnya profesionalitas," terangnya.

Beberapa kalangan justru mengkhawatirkan kenaikan tunjangan Babinsa berbau politik, pasalnya Babinsa merupakan prajurit bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Terkait hal tersebut, Fadhilah membantah bahwa kenaikan tunjangan operasional berhubungan dengan kepentingan politik Pilpres 2019. Ia menegaskan TNI tetap netral dalam agenda politik lima tahunan itu.

"Nggak ada lah kalau itu, kita profesional dan mengapresiasi pemberian ini," tandasnya. [nes]



Komentar Pembaca
Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!
Prabowo-Sandi Berpelukan

Prabowo-Sandi Berpelukan

, 15 JANUARI 2019 , 12:46:00

Bermalam Di Depan Istana

Bermalam Di Depan Istana

, 15 JANUARI 2019 , 13:51:00

Jajal Kartu Pintar NPWP

Jajal Kartu Pintar NPWP

, 15 JANUARI 2019 , 23:59:00

KPK, Segera Minta Imigrasi Cegah Mendagri Ke Luar Negeri<i>!</i>
Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Ada Luhut Di Balik Gatot Nurmantyo?

Politik15 Januari 2019 12:18

Pendemo: Pak Jokowi, Kami Orang Sengsara, Agnes Monica Orang Kaya
Pidato Prabowo Vs Jokowi,  Media Indonesia Di Mata Pengamat Asing
Gwadar

Gwadar

Dahlan Iskan17 Januari 2019 05:13

Salah Sebut Nama, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa
Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang

Politik16 Januari 2019 00:50