Hanura

Mabes Polri: Penganiayaan Ulama Jangan Dikaitkan Ke Politik

 JUM'AT, 02 FEBRUARI 2018 , 17:52:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri: Penganiayaan Ulama Jangan Dikaitkan Ke Politik

Kadiv Humas Polri/net

RMOL. Mabes Polri meminta agar kasus penganiayaan ulama di Jawa Barat tidak dikaitkan ke ranah politik, apalagi Pilkada serentak.
"Kebetulan juga ada di Jawa Barat. Jadi jangan digatuk-gatukan karena ada Pilkada," ucap Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (2/2).

Saat ini Mabes Polri telah menyimpulkan pelaku penganiaya Komando Brigade PP Persis, Ustaz Prawoto dan KH Umar Basri, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat merupakan orang yang mengalami gangguan kejiwaan alias gila.

"Pelakunya mengalami gangguan jiwa," terang Iqbal.

Hal itu didasari oleh hasil dari penyidikan dari Polrestabes Bandung yang menetapkan bahwa pelaku mengalami ganggunan jiwa dengan bukti pendukung hasil diagnosa dari RS Jiwa dimana pelaku mengalami depresi mental.

"Ada track recordnya sering ngamuk dan lain lain," tandas Iqbal.

Iqbal menambahkan, saat ini pelaku telah berhasil diamankan oleh Kapolisian setempat. [san]

Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Sambut Kemeriahan Asian Games

Sambut Kemeriahan Asian Games

, 15 AGUSTUS 2018 , 04:34:00