Kinerja Intelijen Polri Kedodoran di Tahun 2017

 SABTU, 30 DESEMBER 2017 , 01:57:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Kinerja Intelijen Polri Kedodoran di Tahun 2017

Ilustrasi intelijen. (Net)

RMOL. Kinerja intelijen Polri kedodoran selama tahun 2017. Indonesian Police Watch (IPW) mencatat, ada beberapa hal yang menjadi latar belakang intelijen terihat kedodoran.
"Terlihat dari kasus pabrik narkoba di Diskotek MG Jakarta dan penjarahan toko pakaian oleh geng motor di Depok," ujar Ketua Presidium IPW Neta S. Pane dalam siaran persnya catatan akhir tahun 2017 terkait dinamika dan tantangan Polri kepada redaksi, Jumat (29/12).

Menurut Neta, pabrik narkoba di diskotek MG setelah beroperasi dua tahun. Namun baru tercium dan digerebek beberapa waktu lalu. Kemudian, untuk kasus penjarahan di Depok, selain menunjukkan kelemahan intelijen, juga menunjukkan tidak maksimalnya patroli kepolisian.

Khususnya, di daerah rawan dan strategis. Padahal, lanjutnya, di Polres Depok sudah terbentuk "pasukan elit."

"Kasus penjarahan di Depok ini menjadi sebuah keprihatinan, karena terjadi hanya beberapa minggu setelah Kapolri mengingatkan Kapolres maksimal dalam menjaga wilayahnya. Kapolres yang tidak becus dalam menjaga wilayahnya dari kejahatan jalanan dan akan dicopot," papar Neta. [tsr]


Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00