Hanura

Mahasiswa Komponen Pertahanan Masa Depan

 KAMIS, 21 DESEMBER 2017 , 02:30:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Mahasiswa Komponen Pertahanan Masa Depan

Foto: Puspen TNI

RMOL. Mahasiswa menjadi bagian penting dalam komponen pertahanan di masa depan. Sebab, mahasiswa sebagai civil society akan mengambil peranan untuk mempertahankan, mempersatukan dan mempererat jati diri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Begitu dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P saat memberikan pembekalan dihadapan 636 peserta Pelayaran Kebangsaan Bela Negara (PKBN) di atas KRI Banjarmasin592 di Dermaga Madura Tengah Armatim Ujung, Surabaya, Rabu (20/12).
 
Menurut dia, mahasiswa harus menjadi generasi penerus bangsa yang mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro rakyat. Mahasiswa juga harus berperan dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia baik masalah ekonomi, sosial dan pendidikan melalui kajian-kajian dan penelitian berdasarkan nilai-nilai akademis.

"Gunakan keunggulan idealisme kalian untuk hal-hal yang positif serta mengeliminir hal-hal negatif,” tegasnya.
 
Didit mengingatkan, mahasiswa jangan memanfaatkan masyarakat yang pendidikan rendah untuk kepentingan tertentu, melainkan harus diangkat supaya mereka memiliki pengetahuan yang seimbang guna peningkatan kesejahteraan di masyarakat.
 
"Kalau nanti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di pedesaan, kalian akan berinteraksi dengan masyarakat, maka kalian akan  merasakan bagaimana sulitnya berhadapan dengan masyarakat yang cenderung menganut dan memegang teguh nilai-nilai tradisional,” ujar dia.
 
Didit juga berharap, mahasiswa mampu mentransfer dan mengaplikasikan keilmuannya serta ikut berperan aktif dalam bentuk tindakan nyata demi mengharumkan nama bangsa.
 
"Banyak contoh mahasiswa Indonesia yang sudah mengangkat harkat dan martabat bangsa di dalam berbagai olimpiade, baik yang berkaitan dengan sosial maupun scientis,” tutup Didit.
 
Acara Pelayaran Kebangsaan Bela Negara yang diikuti 636 Mahasiswa dengan 105 Pendamping dari Koarmatim dan Marinir berlangsung mulai tanggal 18 s.d. 23 Desember 2017, melintasi Perairan Laut Jawa yang berakhir di Dermaga Kolinlamil Jakarta.
 
Selama dalam pelayaran tersebut, para mahasiswa menerima materi-materi penanaman nilai-nilai nasionalisme, diantaranya Pendidikan Karakter Bela Negara Dalam Era Globalisasi; Jatidiri, Integritas dan Jiwa Bela Negara; Pengenalan Nilai Strategis Maritim Dalam Pertahanan Negara; Membahas Hukum Laut dan Kedaulatan Bangsa; Perspektif Geo-Politik dan Geo-Strategi Masa Kini; Visi Maritim Bangsa Indonesia Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara serta Membangun Kewirausahaan Berbasis Maritim Menuju Kemandirian Bangsa. [sam]


Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Calon Presiden 2019

Calon Presiden 2019

, 17 APRIL 2018 , 09:04:00