Kaum Radikal Tak Terlalu Berpengaruh Kepada Negara

 RABU, 13 DESEMBER 2017 , 16:27:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kaum Radikal Tak Terlalu Berpengaruh Kepada Negara

Soleman B Pontoh/RMOL

RMOL. Kaum yang dianggap radikal sejatinya tidak terlalu berpengaruh terhadap negara selama dijadikan alat politik.
Begitu dikatakan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis Laksamana Muda (Purn) Soleman B Pontoh usai acara diskusi di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (13/12).

"Kalau yang namanya politik tentu mencari pendukung untuk mendapatkan kekuasaan, sudah pasti. Nah apa saja alat yang dipakai untuk mendapatkan itu dia pakai, termasuk agama," terangnya.

Oleh sebab itu, tambah Pontoh, sepanjang pemerintah mampu tetap menjaga keragaman dalam hal apa saja, misalnya membuat kebijakan-kebijakan yang mampu menjadi benteng agar keragaman dalam beragama tetap utuh.

"Nah pemerintah harus bisa memperlihatkan bahwa saya tetap menginginkan pelangi (keberagaman), sehingga dengan apa? Dia membuat aturan-aturan hal-hal yang mejurus dan merusak pelangi itu dianggap suatu pelanggaran," tandasnya. [sam]


Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00