Jenderal Tito Dinasihati Politikus Tentang Pengawasan Senjata

Keamanan  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 16:08:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jenderal Tito Dinasihati Politikus Tentang Pengawasan Senjata

Bambang Soesatyo/net

RMOL. Sebagai mitra kerja Polri, Komisi III DPR RI sudah menerima kabar tragedi penembakan sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah, yang terjadi pada Selasa lalu.
Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, mengatakan hal itu kepada para petinggi Kapolri, termasuk Kapolri dan Wakapolri, dalam rapat kerja di Ruang Rapat Komisi III, Gedung DPR RI, tadi (Kamis, 12/10).

Tetapi, Bambang menyayangkan ada pernyataan yang terlalu dini dari pimpinan Polri setempat terkait kasus kematian tiga anggota Brimob tersebut. Memang, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, sempat mengeluarkan penjelasan publik yang menduga tragedi itu bermotif masalah pribadi.

"Tentu kejadian tersebut sangat disayangkan mengapa sampai terjadi, tetapi kesimpulan (penembakan) didasari masalah pribadi itu terlalu dini," tegas politikus Partai Golkar itu.

Bambang menekan Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk memperdalam penyelidikan sambil memperkuat pengawasan terhadap senjata api yang dipegang para bawahannya.

"Kapolri harus lebih tegas dalam pengawasan terhadap persenjataan yang dimiliki anggota," tuntutnya. [ald]

Komentar Pembaca
Jokowi Didesak Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Protes Trump, Presiden Indonesia Dan PM Malaysia Beda Gaya
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00