Hanura

Kapolri: Pengamanan Arus Balik dan Mudik Relatif Lancar

 SENIN, 03 JULI 2017 , 12:41:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Kapolri: Pengamanan Arus Balik dan Mudik Relatif Lancar

Tito Karnavian/RMOL

RMOL. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini sudah melalui proses perencanaan matang sehingga bisa terlaksana dengan baik.
"Pengamanan arus balik dan mudik, relatif lancar. Tidak banyak permasalahan berarti. Baik ke arah barat menuju ke Sumatera maupun ke arah Jawa Tengah, Jawa Timur," ujar Tito di kantornya, Jakarta, Senin (3/7).

Meski demikian, Tito mengatakan tetap terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan. Namun, hal itu tidak menjadi persoalan serius karena dapat diantisipasi petugas.

Termasuk perkiraan kepadatan arus balik di Cipali, Cikampek, Nagrek, dan Gentong. Meski terjadi kepadatan, namun relatif berjalan.

"Memang ada kepadatan, tapi tidak ada stuck apalagi berjam-jam," terang alumni Akpol 1987 itu.

Tito juga mengapresiasi sejumlah pihak terkait. Mulai dari jajaran Polri, Kemenhub, TNI, Kementerian PUPR, hingga Presiden RI Joko Widodo.

"Saya ingin ucapkan terimakasih pada seluruh jajaran, rekan-rekan, kolega, instansi pemerintah, dan masyarakat," tuturnya.

Salah satunya, terkait langkah pemerintah yang telah membangun jalur 110 kilometer dari Brebes ke Gringsing. Karena cukup efektif mengurai kemacetan.

"(Jalur) itu sangat menolong untuk mengurai arus. Demikian juga pembangunan empat flyover dari Brebes ke arah Selatan, itu bisa melancarkan arus yang selama ini terganggu lintasan kereta api," paparnya.

Sebelumnya, Indonesian Traffic Watch (ITW) memberikan rapor merah terhadap kinerja Korps Lalulintas (Korlantas) Polri.

Khususnya, terhadap upaya yang tidak maksimal dalam mengurai kemacetan jelang maupun momentum arus mudik dna arus balik Lebaran 2017.

"Yang belum maksimal tahun ini soal rekaya lalu lintas," kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan.

Menurut Edison, kemacetan tetap terjadi dan cukup signifikan di jalan tol dibandingkan di jalan umum.

Padahal, sejumlah infrastruktur telah dibangun untuk dijadikan akses alternatif dalam mengurai kemacetan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijirah.

"Jadi, secanggih apapun infrastruktur yang dibangun kalau tidak dibarengi dengan tertib lalin dan tertib petugas melakukan rekayasa, bisa saja infrastruktur menjadi masalah," paparnya.

Selain itu Korlantas Polri juga dinilai kurang intens melakukan sosialisasi terkait tertib lalin. Baik menjelang maupun momentum arus mudik Lebaran 2017.[wid]

Komentar Pembaca
TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

, 22 FEBRUARI 2018 , 11:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00