Hanura

Komisi I Desak TNI Jelaskan Penyebab Insiden Meriam Giant Bow

 KAMIS, 18 MEI 2017 , 00:06:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Komisi I Desak TNI Jelaskan Penyebab Insiden Meriam Giant Bow

Meriam Giant Bow/net

RMOL. Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengaku turut berduka cita atas gugurnya para prajurit Arhanud Kostrad TNI dalam insiden ledakan rudal buatan China beberapa waktu lalu di Natuna.
"Meledaknya meriam buatan China ini tentu tidak diharapkan kita semua," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/5).

Pihaknya berharap Mabes TNI dapat segera menangani para prajurit yang terluka. Tak hanya itu, Abdul Kharis juga mendesak TNI untuk mengevaluasi tingkat safety peralatan tempur yang mereka gunakan.

"Mengingat pemeliharaan dan perawatan (harwat) terhadap alutsista selama ini memang agak terabaikan," imbuhnya.

Lebih lanjut Abdul Kharis juga mendesak TNI untuk menjelaskan dan mengusut tuntas penyebab meledaknya miriam buatan negeri Tiongkok yang dijuluki Giant Bow itu.

"(Utamanya) faktor penyebabnya, apakah karena faktor harwat atau kondisi meriam saat dibeli memang sebenarnya tidak layak," tandasnya.

"Apalagi wilayah Natuna memang menjadi prioritas dan strategis dalam perpektif pertahanan negara, tentu alutsista dan peralatan tempur yang disiagakan harus dalam kondisi prima dan siaga tempur saat krisis terus meningkat di Laut China Selatan," demikian Abdul Kharis.[san]

Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Foto Bersama Para CEO Astra

Foto Bersama Para CEO Astra

, 20 APRIL 2018 , 00:10:00

Kuba Pasca Generasi Castro

Kuba Pasca Generasi Castro

, 19 APRIL 2018 , 09:59:00