Hanura

Pemerintah Janji Bebaskan Empat WNI Yang Masih Disandera Di Filipina Selatan

 SELASA, 10 JANUARI 2017 , 22:49:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Indonesia menghadapi tantangan cukup berat dengan rentetan kasus penculikan warga negaranya di perairan Filipina dan Malaysia.
Hal tersebut diakui Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, dalam pernyataan pers tahunan di Ruang Nusantara, Komplek Kemlu RI, Jakarta, Selasa (10/1).

Menghadapi tantangan itu, Indonesia berhasil membentuk kerjasama trilateral (Indonesia-Malaysia-Filipina) untuk meningkatkan keamanan perairan Sulu dan Sabah.

Retno mengungkapkan, sejauh ini 25 WNI berhasil dibebaskan dari penyanderaan yang dilakukan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina Selatan. Selain itu, empat WNI berhasil dibebaskan dari Somalia setelah 4,5 tahun penyanderaan.

Meski demikian, sampai sekarang masih ada empat WNI yang masih di bawah penyanderaan Abu Sayyaf.

"Masih ada empat saudara kita yang masih harus dibebaskan di Filipina Selatan. Kami akan melakukan semua cara yang kami bisa untuk membebaskan mereka," tegas Menlu. [ald]


Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Foto Bersama Para CEO Astra

Foto Bersama Para CEO Astra

, 20 APRIL 2018 , 00:10:00

Kuba Pasca Generasi Castro

Kuba Pasca Generasi Castro

, 19 APRIL 2018 , 09:59:00